web analytics

Kerja Praktik di TI Ubaya terdiri dari Kerja Praktik I (KP I) dan Kerja Praktik II (KP II).

PANDUAN KERJA PRAKTIK I 
1. PENDAHULUAN

Kerja Praktik I merupakan kegiatan pendidikan aplikasi integral dari kurikulum Teknik Industri. Kegiatan Kerja Praktik I dilakukan melalui kegiatan perancangan dan pengembangan produk, penyusunan manajemen organisasi, pelaksanaan proses produksi, penerapan strategi pemasaran dan penyusunan laporan keuangan.  Selain memunculkan kretivitas dari mahasiswa, kegiatan ini juga meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap sebagian mata kuliah yang terkait dan kondisi industri manufaktur, sebelum mahasiswa menerapkannya dalam dunia kerja.

Kegiatan Kerja Praktik I dibimbing oleh dosen-dosen sesuai bidangnya, untuk keseluruhan proses dan pembuatan laporan. Sedangkan produksi dilakukan dengan memanfaatkan fasilitas Teaching Industry, yang memproduksi semua jenis barang yang terbuat dari kayu, dan dibimbing oleh dosen dan laboran. Selain itu terdapat pelatihan software untuk mempermudah penyusunan laporan dan memperlancar proses. Pameran dan Simulasi Bisnis diadakan di tengah kegiatan Kerja Praktik I, agar mahasiswa memiliki pengalaman memasarkan dan menjalankan perusahaan, selain kemampuan untuk merancang dan membuat produk.

Kerja Praktik I juga dapat dilakukan di industri manufaktur yang bekerja sama dengan Teknik Industri. Perbedaan hanya terjadi di proses produksi dan proses bimbingan yang turut melibatkan manajemen perusahaan.

 2. DESKRIPSI

Kerja Praktik I dalam Kurikulum Teknik Industri 2015 dideskripsikan sebagai berikut :

KERJA PRAKTIK I (2 sks, Wajib)

Prasyarat:

MANAJEMEN ORGANISASI (2 sks, W) (min nilai D),

PERENCANAAN & PENGENDALIAN PRODUKSI (3 sks, W) (min nilai D),

PERANCANGAN & PENGEMBANGAN PRODUK (3 sks, W) (min nilai D),

MANAJEMEN KEUANGAN (2 sks, W) (min nilai D),

MANAJEMEN PEMASARAN (2 sks, W) (min nilai D)

 

Deskripsi Singkat:

Pemahaman industri manufaktur secara integratif, khususnya yang berhubungan dengan perancangan dan pengembangan produk dengan bahan baku utama kayu, proses manufaktur, penggunaan mesin dan peralatan produksi serta analisis seluruh aspek baik teknis maupun non-teknis, organisasi dan keuangan dalam suatu industri manufaktur yang disimulasikan pada Teaching Industry.

3. TUJUAN

A. TUJUAN UMUM

Kerja Praktik I bertujuan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, memahami dan menerapkan integrasi mata kuliah Teknik Industri, agar lebih siap saat memasuki dunia kerja.

 

B.TUJUAN KHUSUS

Kerja Praktik I bertujuan menunjang pendidikan mahasiswa dalam mengembangkan:

·         Kreativitas

·         Disiplin

·         Kompetensi dan kebiasaan dalam kehidupan

·         Kemampuan merencanakan

·         Kemampuan sosial

·         Wawasan dan perencanaan karir

·         Kemampuan pemecahan masalah

·         Kemandirian

·         Berpikir integral

4. RUANG LINGKUP

Kerja Praktik I meliputi kegiatan aplikasi dan penyusunan laporan. Kegiatan aplikasi nantinya akan dituangkan dalam bahasa yang formal pada laporan.

Kegiatan aplikasi meliputi :

1.       Perancangan dan pengembangan produk

2.       Penyusunan struktur organisasi dan job description

3.     Penentuan kapasitas produksi, penyusunan penjadwalan produksi, perhitungan kebutuhan bahan baku

4.       Penetapan harga jual, penerapan strategi pemasaran

5.       Perhitungan keuntungan, rasio keuangan dan penyusunan laporan keuangan

5.  BENTUK PELAKSANAAN

Kegiatan Kerja Praktik I dilaksanakan sepanjang satu semester, dengan perencanaan tiap kegiatan dalam kurun waktu tertentu.Kegiatan yang dilakukan meliputi :

 

A. Pendaftaran

·         Mahasiswa mendaftarkan nama dan NRP anggota kelompok, nama perusahaan dan nomor telepon yang bisa dihubungi

·         Jumlah anggota kelompok ditetapkan oleh tim skenario Kerja Praktik 1, tergantung dari beban kerja yang harus dilakukan

·         Modul Kerja Praktik 1 sudah dapat diberikan pada mahasiswa

·         Pendaftaran Lab Visit I sudah dapat dilakukan. Lab Visit dilakukan pada waktu yang telah ditentukan, dan dihadiri oleh perwakilan kelompok

B. Briefing I

·         Briefing I dilakukan untuk menjelaskan hal-hal yang akan dikerjakan dalam Kerja Praktik 1. Diharapkan mahasiswa sudah membaca modul terlebih dahulu sebelum Briefing 1 sehingga dapat mengajukan pertanyaan jika ada kekurangpahaman

·         Pembagian form bimbingan dan styrofoam untuk prototype

·         Pendaftaran praktikum sudah dapat dilakukan. Praktikum dilakukan pada jam kerja Teaching Industry, dimana setiap kelompok dapat mengisi slot di luar jadwal kuliah.

C. Lab Visit

·         Lab Visit dilakukan untuk mengetahui cara kerja seluruh mesin, terkait dengan tahap perancangan produk, agar mahasiswa mengetahui khusus untuk produknya, mesin apa yang digunakan dan melihat secara detail cara kerjanya. 

·         Lab Visit dilakukan sesuai jadwal Teaching Industry dan setiap kelompok mengirimkan perwakilannya

D.      Pembuatan Laporan Manajemen Organisasi, Manajemen Pengembangan Produk, dan Manajemen Pemasaran, dan pembuatan prototype

·         Mahasiswa melakukan proses bimbingan dengan dosen pembimbing, laboran dan kepala Lab. System Engineering untuk menyelesaikan gambar teknik, membuat cutting list dan mengisi form kebutuhan bahan

·         Material yang merupakan kebutuhan utama akan disediakan oleh Teaching Industry, sedangkan untuk material kebutuhan tambahan mahasiswa akan membelinya sendiri, dengan mendapat penggantian sesuai dana yang telah ditentukan oleh tim skenario Kerja Praktik 1. Untuk penggantian semua kebutuhan harus dilengkapi dengan nota pembelian.

·         Form kebutuhan bahan, cutting list dan gambar teknik harus mendapat persetujuan dari laboran/kepala Lab. System Engineering, dan diserahkan, sedangkan mahasiswa memiliki duplikatnya

·         Proses bimbingan dan pengumpulan laporan harus mengikuti aturan yang berlaku

·         Hak penerbitan, hak penggunaan dan hak karya cipta menjadi milik Teknik Industri, Universitas Surabaya

E.       Tes Manajemen Organisasi, Manajemen Pengembangan Produk, dan Manajemen Pemasaran

·         Jadwal pengujian mengikuti kesepakatan antara dosen dan mahasiswa

·         Saat tes harus membawa prototype dari styrofoam

·         Penilaian mengikuti aturan yang ditetapkan oleh tim skenario

·         Proses revisi dan pengumpulan form revisi mengikuti aturan yang berlaku

F.       Praktikum

·         Frekwensi praktikum ditentukan oleh tim skenario, disarankan agar praktikum yang harus diikuti oleh anggota kelompok diminimumkan karena dapat menyebabkan mahasiswa meninggalkan kuliah yang wajib diikuti.

·         Frekwensi praktikum harus terpenuhi dan tidak boleh melebihi dari yang telah ditetapkan karena akan berakibat pada kuliah mahasiswa. Karena itu setiap keterlambatan harus diantisipasi dan diatasi oleh Teaching Industry.

·         Jadwal praktikum mengikuti alternatif waktu yang telah disediakan oleh Teaching Industry

·         Pengukuran waktu dapat melalui perhitungan (misal operasi pemotongan), pengamatan (misal operasi pengecatan), dan praktikum mandiri (misal operasi perakitan). 

·         Waktu setup sudah terwakili oleh efisiensi (optional)

·         Setiap peserta praktikum harus mengikuti aturan yang berlaku

·         Penilaian praktikum mengikuti kriteria yang ditetapkan oleh tim skenario

G.     Training Software

·         Training software dilakukan mengikuti jadwal yang telah ditentukan.

·         Setiap kelompok dapat mengirim perwakilannya untuk mengikuti training tersebut

·         Software yang diberikan dapat/harus digunakan untuk keperluan simulasi bisnis dan pembuatan laporan (optional)

H.    Briefing II

·         Jika perlu dapat dilakukan briefing II untuk membahas persiapan pameran dan jalannya simulasi bisnis

I.        Pameran

·         Pemilihan lokasi stan untuk pameran ditentukan oleh tim pameran

·         Dekorasi pameran dilakukan satu hari sebelumnya, peralatan dan perlengkapan telah siap sehingga waktu dekorasi berlangsung singkat

·         Semua peralatan dan perlengkapan yang digunakan pada pameran masuk dalam biaya pemasaran

J.        Simulasi Bisnis

·         Simulasi bisnis disarankan dimulai selama beberapa hari riil untuk mengantisipasi masalah yang timbul dan membiasakan peserta Kerja Praktik I dalam menggunakan software. Selama simulasi bisnis awal ini diperkenankan untuk merubah keputusan meski hari telah berganti.

·         Setiap kelompok peserta simulasi bisnis wajib mengumpulkan antisipasi dan dampak yang berlaku di kelompok tersebut yang diakibatkan oleh adanya peristiwa dalam setiap harinya. Cara pengumpulan ditentukan oleh tim skenario

K.      Pembuatan Laporan Perencanaan Produksi, Pengendalian Bahan Baku, dan Laporan Keuangan

·         Setelah dilakukan praktikum, mahasiswa membuat Operation Process Chart menghitung kapasitas produksi dan material yang dibutuhkan sesuai kapasitas produksi awal, serta perhitungan harga pokok produksi dan harga jual.

·         Penentuan kapasitas awal dan harga jual produk dituliskan dalam Form Kapasitas dan Harga Jual Produk, ditandatangani oleh dosen pembimbing dan dikumpulkan

·         Setelah simulasi bisnis, mahasiswa membuat perencanaan material, produksi, keuangan, membuat laporan keuangan, dan menganalisis peristiwa dengan antisipasinya

L.       Tes Perencanaan Produksi, Pengendalian Bahan Baku, dan Laporan Keuangan

·         Jadwal pengujian mengikuti kesepakatan antara dosen dan mahasiswa

·         Penilaian mengikuti aturan yang ditetapkan oleh tim skenario

·         Proses revisi dan pengumpulan form revisi mengikuti aturan yang berlaku

·         Tidak diijinkan adanya perubahan terhadap hasil simulasi selama proses pengujian belum dilakukan. Hasil simulasi yang terbukti salah akan mempengaruhi nilai

M.    Penyusunan keseluruhan isi laporan

·         Untuk mengatasi beban yang terlampau berat bagi mahasiswa, maka penyusunan laporan dilengkapi dengan tabel, contoh perhitungan dan analisis singkat

·         Pengumpulan laporan maupun form-form harus dilakukan tepat waktu. Konsekwensi dari keterlambatan adalah penurunan nilai sebanyak 1 grade (keterlambatan pada hari yang sama) dan nilai D (keterlambatan lebih dari 1 hari)

·         Batasan jumlah halaman ditentukan oleh tim skenario, dengan saran sebagai berikut :

5.       FORMAT PENULISAN

Total jumlah halaman yang disarankan sekitar 100 halaman (laporan)

BAB I                    MANAJEMEN ORGANISASI (max 10 halaman)

1.1       Profil Perusahaan

1.2       Struktur Organisasi

1.3       Deskripsi  dan spesifikasi Pekerjaan

1.4       Lingkungan Organisasi

 

BAB II                   MANAJEMEN PENGEMBANGAN PRODUK (max 30 halaman)

2.1       Customer Need Identification

2.2       Product Specification

2.3       Concept Generation

2.4       Concept Selection

2.5       Concept Testing

2.6       Industrial Design

2.7       Gambar teknis, cutting list, struktur produk, desain kemasan dan penyusunannya

2.8       Estimasi Harga Jual

 

BAB III                    MANAJEMEN PEMASARAN (max 10 halaman)

3.1       Analisis Pesaing

3.2       Segmentation, Targeting, Positioning,  and Differentiation

3.3       Product, Price, Place and Promotion

 

BAB IV                  PERENCANAAN PRODUKSI DAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU (max 30 halaman)

4.1       Urutan Proses Produksi

4.2       Perhitungan dan Analisis Kapasitas Produksi *

4.3       Perhitungan dan Analisis Kebutuhan dan Persediaan Bahan Baku *

4.4       Perhitungan dan Analisis Jadwal Produksi *

4.5       Utilitas Parsial dan Sistem

4.6       Analisis Dampak Peristiwa terhadap Produksi

* lihat format tabel

BAB V                   PERHITUNGAN BIAYA DAN ANALISIS LAPORAN KEUANGAN

(max 10 halaman)

5.1       Perhitungan Biaya Produksi dan Biaya Operasional

5.2       Perhitungan Harga Pokok Produksi

5.3       Analisis Jurnal Transaksi Harian

5.4       Analisis Laporan Arus Kas

5.5       Analisis Laporan Rugi Laba dan Neraca

5.6       Perhitungan dan Analisis Rasio Keuangan

5.7       Analisis Dampak Peristiwa terhadap Keuangan

 

BAB VI                  KESIMPULAN (max 1 halaman)

Daftar Pustaka

Lampiran

Foto Produk, brosur dan media promosi lain yang digunakan

Operation Process Chart

Print out MYOB (Jurnal Transaksi Harian, Laporan Arus Kas, Laporan Rugi Laba dan Neraca)

N.   Bimbingan

·         Setiap kelompok mendapatkan bimbingan dari tim dosen yang telah ditentukan

·         Setiap selesai bimbingan dosen harus menandatangani kartu bimbingan

·         Konsekuensi tidak melakukan proses bimbingan adalah tidak diperbolehkan mengikuti tes

·         Dosen pembimbing harus memeriksa laporan akhir sebelum dijilid, baru menandatangani lembar pengesahan

 

O.   Pengujian

·         Setiap dosen wajib menguji mahasiswa sesuai jadwal yang telah disepakati, dan sebisa mungkin dalam jangka waktu yang telah ditetapkan Tim Skenario

·         Penguji menyerahkan form hasil pengujian ke Tim Skenario untuk diolah

·         Penguji menandatangani lembar revisi jika mahasiswa telah merevisi laporannya dalam batas waktu yang telah ditentukan. Jika tidak maka kelompok tersebut dianggap tidak merevisi, dan dilaporkan ke Tim Skenario

PANDUAN KERJA PRAKTIK II

Format Kerja Praktik II (KP II) yang dalam Kurikulum 2015 adalah magang. Saat ini format magang umum diterapkan dan dibutuhkan di industri. Dengan magang maka diharapkan mahasiswa dapat tinggal di perusahaan dan melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi perusahaan tersebut. Sehingga mahasiswa dapat mengetahui dan mengalami aplikasi nyata dari materi perkuliahan yang didapatkan. Dengan demikian maka didefinisikan magang adalah mahasiswa terlibat dalam proses kerja di perusahaan sebagai latihan dalam proses pemecahan masalah. Dalam pelaksanaannya mahasiswa mengalami apa yang dilakukan perusahaan dan menghadapi kondisi nyata.  Apabila mahasiswa bisa memberikan usulan perbaikan atau penyelesaian masalah, maka itu merupakan nilai tambah, namun bukan suatu keharusan.

Prasyarat KP II minimal 109 sks. Surat tugas KP II akan dikeluarkan setelah mahasiswa secara resmi telah mengambil 109 sks (dibuktikan dengan KHS). Begitupun dengan bimbingan formal. Proposal KP II bisa didiskusikan dengan dosen pembimbing setelah syarat ini dipenuhi.

Tujuan KP II ialah memahami kesesuaian, menerapkan, dan menganalisis konsep dan teori pada kondisi riil dalam suatu organisasi manufaktur, jasa, atau pemerintahan.

Ruang lingkup KP II

Tempat: suatu organisasi manufaktur, jasa atau pemerintahan

Durasi: minimum 96 jam di organisasi

Perhitungan durasi mengacu pada pertimbangan bahwa sks untuk KP II di kurikulum 2015 adalah 2 sks. Berdasarkan perhitungan bahwa 1 sks setara dengan 3 jam praktikum dan dilaksanakan selama 16 minggu (14x pertemuan perkuliahan, 1x UTS, 1x UAS), maka didapatkan hasil 2 x 3 x 16 = 96 jam. Oleh karena itu lama KP II adalah minimal 96 jam. Boleh lebih sesuai dengan kebutuhan perusahaan, tetapi tidak boleh kurang. Pelaksanaannya boleh full day, setengah hari, atau beberapa hari dalam seminggu, sesuai kesepakatan antara perusahaan dan mahasiswa yang magang. Hal tersebut memungkinkan KP II bisa dilakukan selama semester berjalan, tidak hanya pada liburan semester saja.

Skala organisasi: usaha kecil, menengah, dan besar menurut standar UMKM Departemen Perindustrian. Skala ini perlu dicermati oleh dosen pembimbing pada saat konsultasi maupun persetujuan proposal KP II, untuk menghindari dipilihnya organisasi/usaha kecil/rumah tangga, di mana mahasiswa seolah-olah bekerja di organisasi tersebut.

Anggota kelompok KP II

Tiap kelompok terdiri dari 2 mahasiswa, dengan pertimbangan bahwa mahasiswa lebih fokus kepada pekerjaan yang dihadapi dan tidak menyusahkan perusahaan untuk menyediakan bagian/pekerjaan yang dapat dilakukan oleh mahasiswa yang magang. Bila perusahaan menghendaki lebih dari 2 orang dan dari pertimbangan dosen pembimbing memang pekerjaan membutuhkan 2 orang, maka diperkenankan ada 2 kelompok yang magang di perusahaan tersebut. Penilaian ruang lingkup pekerjaan dan kepantasannya sesuai dengan berapa orang mahasiswa, akan dilakukan oleh dosen pembimbing.

Prosedur KP II

1.      Mahasiswa input matakuliah Kerja Praktik II saat perwalian dengan syarat telah mencapai minimum 109 sks.

2.      Mahasiswa membentuk tim yang beranggotakan 2 (dua) orang dan mencari perusahaan/instansi untuk tempat magang Kerja Praktik II serta melakukan pengamatan awal.

3.      Tim mahasiswa menyusun Proposal Kerja Praktik II sesuai Format Proposal Kerja Praktik II.

4.      Tim mahasiswa mengisi Form Pengajuan Kerja Praktik II.

5.      Tim mahasiswa meminta penetapan dosen pembimbing Kerja Praktik II ke Ketua Jurusan dengan membawa (a) Proposal Kerja Praktik II, (b) Form Pengajuan Kerja Praktik II dan (c) Fotocopy KHS dengan minimum SKS Kumulatif: 109 sks.

6.      Ketua Jurusan menetapkan dosen pembimbing Kerja Praktik II untuk tim ybs dengan menuliskan nama dosen pembimbing pada Form Pengajuan Kerja Praktik II.

7.      Tim mahasiswa mendiskusikan Proposal Kerja Praktik II dengan dosen pembimbing yang ditentukan dan meminta persetujuan dosen pembimbing pada Form Pengajuan Kerja Praktik II.

8.      Tim mahasiswa menyerahkan: (a) Form Pengajuan Kerja Praktik II yang telah ditandatangani dosen pembimbing, (b) Fotocopy KHS dengan minimum SKS Kumulatif: 109 sks dan (c) Fotocopy Kartu Studi (KS) yang mencantumkan Kerja Praktik II (jika sudah ada) ke Petugas Administrasi Jurusan (PAJ).

9.      PAJ mengeluarkan Surat Permohonan Kerja Praktik II untuk perusahaan/instansi.

10.  Tim mahasiswa mendiskusikan Proposal Kerja Praktik II ke pembimbing perusahaan/instansi dengan membawa (a) Surat Permohonan Kerja Praktik II dan (b) Proposal Kerja Praktik II.

11.  Jikalau pembimbing perusahaan/instansi telah menyetujui Proposal Kerja Praktik II, maka Tim mahasiswa meminta tandatangan pembimbing perusahaan/instansi dan stempel perusahaan pada Proposal Kerja Praktik II.

12.  Tim mahasiswa membawa Proposal Kerja Praktik II yang telah disetujui pembimbing perusahaan/instansi ke dosen pembimbing untuk meminta persetujuan.

13.  Tim mahasiswa menyerahkan Proposal Kerja Praktik II yang telah disetujui oleh kedua pembimbing ke PAJ.

14.  PAJ menerbitkan dan menyerahkan (a) Surat Tugas Pembimbing Kerja Praktik II dan (b) Kartu Bimbingan Kerja Praktik II untuk kedua pembimbing ke Tim mahasiswa.

15.  Bagi mahasiswa yang belum menyerahkan Fotocopy KS, jikalau KS telah terbit, mahasiswa wajib menyerahkan Fotocopy KS yang berisi matakuliah Kerja Praktik II ke PAJ agar nilai Kerja Praktik II dapat diproses.

16.  Tim mahasiswa menyerahkan (a) Surat Tugas Pembimbing Kerja Praktik II dan (b) Kartu Bimbingan Kerja Praktik II kepada kedua pembimbing, melaksanakan magang di perusahaan/instansi minimum 96 jam dan sesuai Proposal Kerja Praktik II, serta mengisi Kartu Bimbingan Kerja Praktik II dan meminta persetujuan kedua pembimbing.

17.  Dosen pembimbing mendampingi Tim mahasiswa melakukan kunjungan ke perusahaan/instansi tempat Kerja Praktik II yang berlokasi di Surabaya dan sekitarnya minimal 1 (satu) kali selama masa bimbingan Kerja Praktik II.

18.  Jikalau Tim mahasiswa telah selesai melaksanakan dan menyusun Draft Laporan Kerja Praktik II, maka Tim mahasiswa meminta persetujuan Ujian Kerja Praktik II dengan  meminta tanda tangan kedua pembimbing pada Kartu Bimbingan Kerja Praktik II.

19.  Tim mahasiswa berkoordinasi dengan kedua pembimbing untuk menentukan jadwal dan lokasi ujian Kerja Praktik II.

20.  Tim mahasiswa menyerahkan Kartu Bimbingan Kerja Praktik II yang telah disetujui kedua pembimbing serta menginformasikan jadwal dan lokasi ujian kepada PAJ.

21.  PAJ menerbitkan Surat Pengantar Ujian Kerja Praktik II dan Form Penilaian Kerja Praktik II untuk kedua pembimbing dan diserahkan kepada Tim mahasiswa.

22.  Tim mahasiswa menyerahkan (a) Surat Pengantar Ujian Kerja Praktik II, (b) Form Penilaian Kerja Praktik II dan (c) Draft Laporan Kerja Praktik II (tanpa hard cover) kepada kedua pembimbing.

23.  Pada saat jadwal ujian Kerja Praktik II, PAJ menyiapkan Berita Acara Perbaikan dan Honor Kerja Praktik II.

24.  Ujian Kerja Praktik II berupa presentasi dan tanya jawab dilakukan dihadapan kedua pembimbing dan pembimbing mengisi revisi yang diminta pada Berita Acara Perbaikan.

25.  Setelah ujian Kerja Praktik II, kedua dosen pembimbing menyerahkan (a) Draft Laporan Kerja Praktik II dan (b) Berita Acara Perbaikan ke Tim mahasiswa, serta menyerahkan Form Penilaian Kerja Praktik II ke PAJ.

26.  Tim mahasiswa melakukan revisi Laporan Kerja Praktik II sesuai Berita Acara Perbaikan dan meminta persetujuan kedua pembimbing pada Berita Acara Perbaikan.

27.  Tim mahasiswa meminta persetujuan dosen pembimbing pada Laporan Kerja Praktik II yang telah dijilid hard cover minimal 2 (dua) buku.

28.  Tim mahasiswa meminta persetujuan pembimbing perusahaan/instansi dan stempel perusahaan/instansi ybs pada Laporan Kerja Praktik II yang telah ditandatangani oleh dosen pembimbing dan menyerahkan 1 (satu) buku Laporan Kerja Praktik II tersebut.

29.  Tim mahasiswa menyerahkan (a) Berita Acara Perbaikan yang telah disetujui kedua pembimbing, dan (b) CD Laporan Kerja Praktik II ke PAJ, dan meminta Form Penyerahan Laporan Kerja Praktik II.

30.  Tim mahasiswa menyerahkan 1 (satu) buku Laporan Kerja Praktik II yang telah ditandatangani kedua pembimbing dan meminta persetujuan pada Form Penyerahan Laporan Kerja Praktik II ke petugas perpustakaan.

31.  Form Penyerahan Laporan Kerja Praktik II yang telah ditandatangani petugas perpustakaan digunakan untuk salah satu syarat pengurusan SK Kelulusan.

Proposal KP II

Seperti halnya TA, kelompok KP II wajib membuat proposal yang akan diterima setelah mendapat persetujuan dari  pembimbing perusahaan & dosen pembimbing.

Format Proposal KP II

1.      Judul, Nama, NRP, Tempat, Sektor organisasi

2.      Latar belakang:

(i)Mengapa mahasiswa memilih topik sesuai dengan judul di organisasi tempat KP II akan dilaksanakan

(ii) Sejarah organisasi

3.      Ruang lingkup:

(i)   Apa yang akan diamati di organisasi selama KP II

(ii)  Di bagian/departemen apa KP II akan dilakukan

(iii) Observasi meliputi apa saja

4.      Manfaat:

(i)  Bagi mahasiswa

(ii) Bagi perusahaan

5.      Tinjauan pustaka (sesuai dengan topik dan ruang lingkup)

6.      Langkah-langkah pelaksanaan KP II dan flow chart

7.      Daftar pustaka

8.      Rencana dan jadwal kerja (dalam bentuk Gantchart) untuk menunjukkan aktivitas mahasiswa per kunjungan

9.      Pengesahan

(i)?  Sebelah kiri tanda tangan dosen pembimbing

(ii)  Sebelah kanan tanda tangan pembimbing perusahaan plus stempel organisasi

Terdapat Term of Condition  KP II yang dilampirkan di surat permohonan untuk organisasi (setelah proposal KP II disetujui).

 

Term of Condition KP II

1.      Organisasi menyediakan satu orang pembimbing yang mempunyai kompetensi sesuai dengan topik dan ruang lingkup yang akan dibahas atau diamati oleh mahasiswa selama KP II.

2.      Organisasi memfasilitasi proses KP II selama periode pelaksanaan sesuai dengan yang telah disepakati di proposal.

3.      Organisasi memberikan nilai KP II sesuai kinerja yang ditunjukkan mahasiswa selama pelaksanaan KP II.

4.      Mahasiswa bersedia mengikuti aturan organisasi di mana KP II dilakukan.

5.      Mahasiswa wajib bersikap santun dan membawa nama baik Universitas Surabaya.

6.      Mahasiswa menjamin bahwa data yang dicantumkan di laporan KP II adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

7.      Jurusan menugaskan satu orang dosen pembimbing yang memiliki kompetensi sesuai dengan topik dan ruang lingkup yang akan dibahas atau diamati oleh mahasiswa selama KP II.

8.      Jurusan memberikan apresiasi finansial kepada pembimbing organisasi yang akan disampaikan setelah ujian KP II selesai.

9.      Jurusan dapat menggunakan laporan KP II untuk keperluan internal civitas akademika Universitas Surabaya.

 

Menyetujui

 

 

 

 

Mahasiswa                                         Organisasi                                   Ketua Jurusan

(tanda tangan)                               (tanda tangan + stempel)          (tanda tangan + stempel)

 

 

Laporan KP II

a.       Hardcopy: untuk Perusahaan dan Perpustakaan

b.      Softcopy (CD): untuk Jurusan diarsip dan dibuatkan database, dihandle oleh PAJ. Format sampul CD disamakan berisi judul KP II, nama, NRP, tahun. Dalam CD terdapat file laporan dan file presentasi.

 

Format Laporan KP II (ada di file Format Laporan KP II)

 

Batas maksimum laporan KP II adalah 2 semester, terhitung sejak terbit surat tugas.

 

Mekanisme penilaian

o   Lulus minimum C

o   Syarat kelulusan: bimbingan tatap muka ke dosen pembimbing dan pembimbing perusahaan minimal 4x

o   Minimal kehadiran 96 jam terpenuhi

o   Prosentasi nilai 50%-50% antara pembimbing perusahaan dan dosen pembimbing

 

Kriteria penilaian

1.      Substansi (materi KP II), nilai kelompok (dinilai oleh 2 pembimbing)

2.      Manfaat (kontribusi KP II pada organisasi), nilai kelompok (dinilai oleh 2 pembimbing)

3.      Bimbingan (kemandirian, berpikir logis, keuletan, proses interaktif), nilai individu (dinilai oleh 2 pembimbing)

4.      Presentasi dan diskusi (presentasi: nilai kelompok dan diskusi: nilai individu) (dinilai oleh 2 pembimbing)

5.      Sistematika laporan KP II (kesesuaian format dan kerapian), nilai kelompok (dinilai dosen pembimbing)

 

?Nilai minimum setiap kriteria adalah C, sehingga jika terdapat 1 kriteria yang mendapat nilai dibawah C mahasiswa ybs dinyatakan tidak lulus KP II.

Pengertian nilai dibawah C/tidak lulus adalah tidak dapat menunjukkan performansi minimal yang disyaratkan pada nilai C di masing-masing kriteria.

Penilaian KP II akan berfokus pada tiga hal: pemahaman (understanding), penerapan (application), dan analisis (analysis). Hal tersebut juga mengacu pada kompetensi yang diharapkan tercapai melalui KP II.

1. Penilaian Substansi

Nilai A

(i) kelompok KP II mampu memahami seluruh proses kerja organisasi sesuai dengan ruang lingkup KP II dengan baik

(ii) kelompok KP II mampu memberikan usulan penerapan dengan mempertimbangkan semua konsep dan teori terkait pada kondisi riil sesuai dengan ruang lingkup KP II secara benar

(iii) kelompok KP II mampu menganalisis penerapan konsep dan teori terkait pada kondisi riil sesuai dengan ruang lingkup KP II

Catatan: Ruang lingkup sesuai dengan yang disepakati di proposal KP II

?  Nilai B

(i) kelompok KP II mampu memahami seluruh proses kerja organisasi sesuai dengan ruang lingkup KP II dengan baik

(ii) kelompok KP II mampu memberikan usulan penerapan dengan mempertimbangkan sebagian besar  konsep dan teori pada kondisi riil sesuai dengan ruang lingkup KP II secara benar

(iii) kelompok KP II mampu menganalisis penerapan konsep dan teori pada kondisi riil sesuai dengan ruang lingkup KP II.

?  Nilai C

(i) kelompok KP II mampu memahami seluruh proses kerja organisasi sesuai dengan ruang lingkup KP II dengan baik

(ii) kelompok KP II mampu memberikan usulan penerapan dengan mempertimbangkan beberapa konsep dan teori pada kondisi riil sesuai dengan ruang lingkup KP II secara benar

(iii) kelompok KP II mampu menganalisis penerapan konsep dan teori pada kondisi riil sesuai dengan ruang lingkup KP II

 

2. Penilaian Manfaat

Nilai A: kelompok KP II mampu memberikan kontribusi melebihi harapan perusahaan seperti tercantum dalam proposal yang telah disetujui (delighted)

Nilai B: kelompok KP II mampu memberikan kontribusi sesuai harapan perusahaan seperti tercantum dalam proposal yang telah disetujui (satisfy)

Nilai C: kelompok KP II belum mampu memberikan kontribusi sesuai harapan perusahaan seperti tercantum dalam proposal yang telah disetujui, namun masih bisa diterima oleh perusahaan (accepted)

 

3. Penilaian Bimbingan

Terdapat 4 kriteria: kemandirian, berpikir logis, keuletan, proses interaktif

?  Nilai A: mahasiswa memenuhi semua dari 4 kriteria bimbingan dengan baik

?  Nilai B: mahasiswa memenuhi 3  kriteria bimbingan dengan baik

?  Nilai C: mahasiswa memenuhi 2 kriteria bimbingan dengan baik

 

4. Penilaian Presentasi

Nilai A: kelompok KP II mampu menyajikan dan mengkomunikasikan hasil KP II secara lisan dan tulisan dengan sangat baik (informatif, menarik, kreatif, tutur bahasa)

Nilai B: kelompok KP II mampu menyajikan dan mengkomunikasikan hasil KP II secara lisan dan tulisan dengan baik (salah satu dari 4 kriteria diatas tidak terpenuhi)

Nilai C: kelompok KP II mampu menyajikan dan mengkomunikasikan hasil KP II secara lisan dan tulisan dengan cukup baik (hanya 2 kriteria yang terpenuhi)

 

5. Penilaian Diskusi

Nilai A: mahasiswa mampu memberikan argumentasi yang relevan, konstruktif dan terbuka

Nilai B: : mahasiswa mampu memberikan argumentasi yang relevan, konstruktif atau terbuka

Nilai C: : mahasiswa mampu memberikan argumentasi yang relevan

 

6. Penilaian Sistematika Penulisan

Nilai A: kelompok KP II mampu membuat laporan sesuai dengan format dan kerapian yang sangat baik (redaksional sesuai dengan standar penulisan KP II)

Nilai B: kelompok KP II mampu membuat laporan sesuai dengan format dan kerapian yang cukup baik (masih terdapat kesalahan redaksional)

Nilai C: kelompok KP II mampu membuat laporan sesuai dengan format dan kerapian yang kurang baik (terdapat kesalahan redaksional yang signifikan)

LAIN-LAIN

– Jurusan membantu penyediaan organisasi untuk KP II dengan membuat database dan  menjalin relasi dengan organisasi yang bersedia menjadi tempat magang. Diharapkan mahasiswa dapat memanfaatkannya. Akan tetapi mahasiswa tetap dihimbau keaktifannya untuk mencari organisasi KP II sendiri.

Dosen pembimbing

–          Mempunyai kompetensi sesuai ruang lingkup KP II

–          Database bimbingan KP II dikelola oleh Ketua Jurusan

–          Ketua Jurusan yang akan mengesahkan dosen bimbingan yang diajukan oleh mahasiswa

Form bimbingan KP II

–          Dibuat dua, satu untuk pembimbing perusahaan dan satu untuk dosen pembimbing.

–          Form bimbingan KP II akan dipegang dan disimpan oleh para pembimbing, supaya dapat memantau keaktifan bimbingan dan kemajuan dari mahasiswa yang melaksanakan KP II (semacam process record).

–          Ukuran kertas A5 dan dibuat bolak-balik

 

Form evaluasi KP II. Dibuat 2, untuk perusahaan dan mahasiswa.

 

UA-129886102-1